REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Aktris Emily Blunt mengungkapkan kekhawatirannya terhadap perkembangan kecerdasan buatan (Al). Dalam wawancara terbaru untuk mempromosikan The Devil Wears Prada 2 , ia menggambarkan Al sebagai hal yang menakutkan sekaligus ancaman. "Ada begitu banyak tantangan, kekhawatiran, dan ketakutan. Saya pikir film ini mampu menangkap apa yang sedang terjadi, bagaimana tekanan besar yang sedang dialami jurnalisme, dan menurut saya itu sangat menyentuh," kata Blunt seperti dilansir laman USA Today , Kamis (30/4/2026). Baca Juga Baru Tayang, Capaian Devil Wears Prada 2 Sudah Lampaui Film Pertamanya Meryl Streep Bicara Soal Anna Wintour Jelang Rilis Devils Wears Prada SinemArt Rilis Trailer Film Suamiku Lukaku , Angkat Isu KDRT yang Kerap Luput dari Perhatian Film The Devil Wears Prada 2 mengangkat disrupsi Al di dunia majalah mode. Disutradarai David Frankel, film ini menceritakan bagaimana majalah fiksi Runway menghadapi tekanan besar akibat menurunnya pembaca dan meningkatnya penggunaan Al. Karakter Emily Charlton, yang diperankan Blunt, bahkan memilih hengkang dari industri media dan beralih menjadi korporat di industri mode. Salah satu adegan penting dalam film menampilkan seorang calon CEO yang menyatakan majalah tidak lagi membutuhkan model maupun lokasi eksotis, karena semua konten visual dapat dibuat menggunakan Al. (Dari kiri ke kanan) Kenneth Branagh, Meryl Streep, Anne Hathaway, Stanley Tucci, Caleb Hearon, Simone Ashley, Emily Blunt dan David Frankel menghadiri pemutaran perdana Eropa The Devil Wears Prada 2 di Cineworld Leicester Square & Vue West End di London, Inggris, 22 April 2026. - (Dok. EPA/TOLGA AKMEN) Namun talenta Hollywood seperti Blunt menilai Al bukan hal yang bermanfaat. Menurut ibu dua anak tersebut, dunia Al seperti gelembung yang menakutkan untuk dimasuki. Blunt bersama sang suami, bahkan sepakat membatasi akses teknologi dan internet untuk kedua anak mereka, Hazel (12 tahun) dan Violet (9 tahun). "Aku sampai sekarang belum mengizinkan anak-anak mengakses internet atau memiliki ponsel. Itu seperti punya pengedar narkoba di rumah yang tidak membayar sewa dan tidak memberi manfaat apa pun," kata dia sambil bercanda. Blunt mengatakan ia dan suaminya ingin menanamkan nilai kebersamaan, kreativitas, dan interaksi langsung kepada anak-anak mereka selama mungkin. la juga mengapresiasi kebijakan sekolah anaknya yang melarang penggunaan ponsel. "Sekolah-sekolah mulai menyadarinya, dan ada kebijakan larangan ponsel di sekolah anak saya. Kepala sekolah bilang, setelah ponsel dilarang, kantin jadi ramai lagi. Anak-anak kembali berbicara," kata Blunt. Loading... Ikuti Whatsapp Channel Republika Pipi World Nr.1 (full Movie)
Warga pun memadati area sekitar usai sempat histeris atas kejadian tragis itu. Usai korban dievakuasi, garis polisi dilepas sehingga pengendara kembali bisa melintas.
Sebagai tindak lanjut, Kemendagri akan terus mendorong pemerintah daerah untuk memastikan pembangunan pesisir Pantura Jawa berjalan terarah, strategis, dan sesuai target nasional.

Pipi World Nr.1 (full Movie) Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan ekonomi Indonesia pada triwulan I 2026 tumbuh 5,61% secara tahunan ( year on year / yoy ). Pertumbuhan ini lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 4,87%.
Poin utama tentang Pipi World Nr.1 (full Movie)
Dalam konteks tersebut, minyak sawit yang selama ini identik sebagai komoditas ekspor mulai diposisikan ulang sebagai bahan baku energi. Dari bahan mentah yang melimpah di negeri tropis ini, muncul gagasan yang lebih ambisius, yakni mengubahnya menjadi bensin.
"Ini sebetulnya suatu persoalan yang sudah cukup lama dan latent. Jadi senang sekali bahwa Bapak Presiden, menunjuk Pak Hashim untuk mengatasi suatu persoalan yang sebetulnya sudah cukup lama terjadi," kata pria yang akrab disapa Dito itu.
Rusia Harus Bermain Lebih Keras Profesor Sergey Karaganov, ketua kehormatan Dewan Kebijakan Luar Negeri dan Pertahanan Rusia, memulai analisanya di RT dengan sebuah klaim yang, jika datang dari siapa pun selain seorang analis senior dengan rekam jejak panjang, mungkin akan diabaikan begitu saja: perang dunia skala penuh telah dimulai. Bagi Karaganov, konflik yang tengah berlangsung bukan sekadar perang di Ukraina. Ia adalah babak terbaru dari pertarungan yang berakar sejak 1917, ketika Uni Soviet memisahkan diri dari sistem kapitalis global dan memulai apa yang kemudian menjadi konfrontasi berabad-abad. "Gelombang pembebasan nasional melanda dunia, disertai dengan nasionalisasi sumber daya yang telah direbut oleh negara-negara Barat," tulisnya, memberikan konteks historis yang melampaui batas-batas konflik Ukraina-Rusia. Dalam pembacaan Karaganov, kesalahan Rusia bukan pada keputusan untuk bertindak, melainkan pada cara bertindak. Ia menyebut beberapa kekeliruan strategis yang menurutnya telah memperlemah posisi Moskow: meremehkan tekad Barat untuk menghancurkan Rusia, meremehkan kesiapan militer Ukraina, dan yang paling krusial, gagal memanfaatkan secara optimal senjata terpenting dalam arsenal Rusia, yakni pencegahan nuklir. "Kita telah terseret ke dalam konflik yang disebut sebagai 'operasi militer khusus,' yang secara efektif menerima aturan main yang diberlakukan, sebuah perang gesekan," tulisnya dengan nada yang mencerminkan frustrasi seorang analis yang merasa peringatannya tidak cukup didengarkan. Resep Karaganov adalah yang paling kontroversial di antara ketiga analis ini. Ia menyerukan revisi doktrin nuklir Rusia agar secara eksplisit menyatakan kesiapan menggunakan senjata nuklir jika Barat terus meningkatkan eskalasi. "Ilusi bahwa elit politik dan militer dapat bersembunyi di bunker atau lokasi terpencil harus dihilangkan," tegasnya. Ia bahkan menyarankan agar Rusia mempertimbangkan pengujian nuklir untuk memperkuat kredibilitas pencegahannya. Loading... Ikuti Whatsapp Channel Republika
Gemini (21 Mei – 20 Juni) Pipi World Nr.1 (full Movie)
Lebih lanjut tentang Pipi World Nr.1 (full Movie)
AI Real-time Translation untuk komunikasi lintas bahasa yang instan.
Adyaksa Vidi (Writer/Editor)
Tim asuhan Gian Piero Gasperini tampil dominan sejak awal. Roma membuka keunggulan pada menit ke-13 melalui sundulan Mancini memanfaatkan sepak pojok Pisilli. Empat menit berselang, Wesley menggandakan keunggulan setelah menerima umpan Hermoso. Tekanan Roma tak mengendur. Pada menit ke-34, Hermoso mencetak gol ketiga yang membawa tuan rumah unggul 3-0 saat turun minum. Di babak kedua, Roma tetap agresif. Pisilli menutup kemenangan menjadi 4-0 lewat gol pada menit ke-58. Tambahan tiga poin membuat Roma naik ke peringkat kelima dan hanya terpaut satu angka dari Juventus di batas zona Liga Champions. Loading... Ikuti Whatsapp Channel Republika sumber : Antara

Selepas jeda, Everton bikin tiga gol untuk balik memimpin lewat brace Thierno Barry dan Jake O'Brien. Namun, torehan Erling Haaland dan gol kedua Doku di laga ini bikin laga berakhir imbang 3-3.
Saran praktis terkait Pipi World Nr.1 (full Movie)
Baca juga: Jadwal dan Lokasi Layanan Legalisasi Buku Nikah, Tetap Buka Meski WFH
Baca juga: Pipi World Nr.1 (full Movie) · Pipi World Nr.1 (full Movie) · LAURA JILBAB COLMEK NGANGKANG · Selin Liberates and Satisfies